Sumber: Dokumen Pribadi
Dalam kerinduan, aku menulis ini untukmu. Tentang sepenggal perjalanan kita yang kelak akan terkenang atau mungkin terlupakan. Entah kita akan pulang ke rumah yang sama atau saling merelakan dan terluka. Di antara sampai jumpa kembali atau selamat tinggal. Sebab sebuah kepastian adalah ketidakpastian itu sendiri.
Kita tak memaksakan persamaan. Membiarkan perbedaan tetap berjalan beriringan. Sesederhana aku menyukai matcha, sedangkan kau selalu memilih kopi. Seakan secangkir kopi melengkapi hidupmu dengan sempurna. Sesekali aku mencemburui secangkir kopi di hadapanmu itu. Terlebih ketika kau merasakan kenikmatannya. Lalu wajah teduhmu itu semakin berseri.
Entah sampai kapan kita akan mengukir senyum dalam ketidaksamaan itu. Bagaimana jika pada akhirnya aku terbelenggu kerinduan yang tak berujung. Dan hanya bisa melihatmu menikmati secangkir kopi dari kejauhan.

Tidak ada komentar